BANDUNG – Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, yaitu Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, akibat luapan Sungai Citarum telah merendam sekitar 3.000 rumah.
Sementara itu tercatat lebih dari 250 jiwa penduduk di tiga kecamatan tersebut dievakuasi ke sejumlah posko pengungsian.
Selain merendam rumah, banjir juga merendam tujuh sekolah dan sembilan masjid dan memutus akses jalan menuju Kota Bandung.
Danramil 0908/Dayeuhkolot Kapten Arm Momon Sudirman mengatakan, di Kecamatan Dayeuhkolot ketinggian air antara 20 centimeter hingga 1,5 meter.
“Di desa Dayeuhkolot banjir menerjang 10 RW dengan jumlah rumah yang terendam 312 unit rumah. Sedangkan di Kelurahan Pasawahan banjir menggenangi 2 RW dan sebanyak 97 unit rumah terendam,” ungkap Momon.
Sedangkan di Desa Citeureup, kata Momon, banjir merendam RW dengan 615 unit rumah. Adapun di Desa Cangkuang Wetan, 4 RW dengan jumlah rumah yang terdampak 147 unit rumah. “Di Kecamatan Bojongsoang ketinggaian air antara 20 centimeter hingga 1,5 meter. Di kawasan itu sebanyak 4 RW dan 1.200 rumah terendam banjir,” ujar Momon, diberitakan sindonews.





