Banjir dan Puting Beliung Landa Pekanbaru, Dua Tewas

Ilustrasi rumah dan pohon tumbang diterjang puting beliung/ Kabarmagelang.com

PEKANBARU-  13 rumah di Pekanbaru diterjang angin puting beliung pada Senin (1/5/2017) malam dan mengalami kerusakan parah. Angin puting beliung datang disaat hujan deras yang juga membuat listrik di wilayah sekitar padam.

13 rumah yang mengalami kerusakan berada  di Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru. Ketua RT setempat, Yanto,  Selasa (2/5/2017) mengatakan  warga juga masih takut masuk ke dalam rumahnya karena takut hubungan pendek listrik. Untuk itu pihaknya masih berkoordinasi dengan Tagana guna pendirian tenda darurat.

“Tapi itu lokasinya belum dapat karena tendanya besar yang muat 50 orang. Harapannya kalau punya empati datanglah membantu,” ungkapnya, dikutip Antara.

Berdasarkan pantauan angin puting beliung itu membuat rumah-rumah kehilangan atap. Bahkan ada terlihat atap tersangkut di atas pohon serta kabel-kabel yang berseliweran.

Hingga kini dilaporkan ada dua warga Kota Pekanbaru, Riau, yang tewas tersetrum listrik saat hujan lebat yang juga mengakibatkan banjir.

Kepala Polsek Sukajadi, Komisaris Polisi Hermawi, menjelaskan, kedua korban terkena setrum listrik itu Azwar Antoni (41), tukang jahit di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Tuah Karya, dan Ermawati (56) di Jalan Dagang, tak jauh dari lokasi pertama.

Azwar ditemukan warga dalam posisi telentang di samping sepeda motornya di Jalan Putri Nilam sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak jauh dari tubuhnya terdapat kabel listrik yang putus dan menyatu dengan genangan air setinggi sekitar 30 centimeter.

Azwar yang masih mengenakan helm ketika ditemukan warga diperkirakan jatuh dari sepeda motornya. Sementara itu, Ermawati diduga tewas tersetrum listrik akibat memegang tiang listrik di depan rumahnya.

Polisi yang mendapat laporan dari warga segera menghubungi PT PLN setempat untuk memutuskan aliran listrik kabel di daerah itu.

Advertisement