Banjir di Demak Mulai Surut, Sejumlah Rumah yang Terendam Mulai Terlihat

Sejumlah rumah di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai terlihat setelah sebelumnya genangan hingga mendekati atap rumah, sedangkan Jalan Pantura Timur Kudus-Demak masih tergenang banjir, Sabtu (10/2/2024). (Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

DEMAK – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, termasuk yang menyebabkan genangan di Jalan Pantura Timur Kudus-Demak, saat ini mulai surut.

“Genangan banjir memang mulai terlihat surut, termasuk di Kecamatan Karanganyar karena genangan banjir mulai meluas,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak M Agus Nugroho Luhur P di Demak, Sabtu (10/2/2024).

Menurutnya, genangan banjir kini sudah mencapai Wonoketingal, sehingga jika tidak ada hujan di wilayah atas, banjir akan segera surut.

Banjir di Desa Karanganyar, kata dia, juga mulai mereda, tetapi di Jalur Pantura Timur masih ada genangan meskipun ketinggiannya mulai menurun.

Sebanyak 35 desa tersebar di tujuh kecamatan terdampak banjir, yaitu Gajah, Dempet, Kebonagung, Karangawen, Wonosalam, Karangtengah, dan Karanganyar.

Suwardi, seorang warga Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, menyatakan bahwa banjir sudah mulai surut.

“Jika sebelumnya genangan hingga plafon rumah, kini sudah turun hingga 1,5 meteran lebih,” ujarnya.

Meskipun genangan banjir menurun secara signifikan hari ini, Suwardi masih belum dapat kembali ke rumah karena genangan di dalam rumah masih tinggi.

Sebelum banjir, Suwandi berhasil menyelamatkan barang berharga seperti kulkas dan TV dengan dievakuasi ke tanggul sungai.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here