ACEH-Hujan yang terjadi selama sepekan di 16 kecamatan Kabupaten Pidie, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) membuat daerah itu terendam banjir.
Terlebih, Sungai Tiro meluap juga karena tidak mampu menampung volume air yang banyak.Sampai hari ini banjir di sejumlah daerah Kabupaten Pidie sudah mulai surut dan kegiatan warga sudah berjalan kembali.
“Aktifitas warga sudah mulai normal,”ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam pesannya kepada KBK, Rabu (2/12).
Sutopo menambahakan data terkini dari lapangan tidak ada korban jiwa akibat banjir.
Lebih lanjut, Sutopo mengatakan Ke-16 kecamatan terdampak adalah Kecamatan Mane, Tangse, Keumala, Titeu, Sakti, Indra Jaya, Delima, Padang Tiji, Pidie, Kuta Sigil, Sp Tiga, Kembang Tanjong, Mutiara Timur, Mutiara, Tiro, dan Mila.
Untuk menanggulangi bencana ini, sejak beberapa hari lalu BNPB telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie.





