Pasca Banjir Pidie, Sudah 2.535 Rumah yang Terendam

banjir bekasi rusak rumah
Ilustrasi Sebuah rumah yang hancur akibat banjir di Pidie, NAD, Minggu (29/11) .Dok BNPB

ACEH-Banjir yang melanda 16 Kecamatan di Kabupaten Pidie Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sejak Sabtu (28/11) lalu membuat ribuan rumah terendam banjir.

Daerah yang terparah adalah Kecamatan Mutiara lebih dari 2000 rumah terendam banjir. “Smapai hari ini sebanyak 2.535 rumah terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30-50 cm,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam pesannya kepada KBK, Rabu (2/12).

Selain itu, beberapa akses jalan besar di Kabupaten Pidie terputus akibat tergerus air. “Jalan Sigli-Tangse di Kecamatan Keumala sepanjang sekitar 300 meter amblas akibat tergerus luapan air sungai,”imbuhnya.

Sedangkan, di beberapa titik kecamatan juga terjadi tanah longsor akibat hujan berkepanjangan. Sehingga beberapa jembatan juga putus.

“Jembatan gantung putus di Kecamatan Gempong, dan tanah longsor terjadi di sembilan titik sepanjang jalan nasional dari Sigli menuju Melabow,” jelas Sutopo.

Untuk menanggulangi bencana ini, BNPB telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC), dan bersama Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie .

“Tim TRC BNPB, BPBD, Dinas PU, BKSD meninjau 16 kecamatan terdampak bencana. BPDB memberikan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, tikar, dan lain-lain,” pungkas Sutopo.

Advertisement