TANGERANG – Banjir setinggi dua meter melanda Tangerang, yakni di Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kabupaten Tangerang, dan mengakibatkan 4.371 jiwa mengungsi.
Ketinggian banjir mencapai 2,2 meter hingga rumah warga hanya terlihat atapnya saja.
Danramil 18 Jatiuwung, Mayor Arh Jewanto, lebih jelas mengatakan banjir tersebut merendam rumah di RW 7, 8 dan 10. Saat ini warga telah mengungsi ke GOR Total dan Masjid Al-Muhajirin.
“Mereka sudah dapat bantuan makanan tadi pagi, berupa nasi bungkus dari Dinsos Tangerang,” katanya, Senin (14/11/2016), dilansir Okezone.
Menurutnya kini Koramil, Kodim dan Polres Metro Tangerang sudah mendirikan posko banjir dan dapur umum. Bantuan dari Dinas Sosial pun sudah datang berupa beras, mi instan, air mineral, dan lauk- pauk.
“Kita segera memasak di dapur umum untuk makan siang pengungsi, meski jumlah bantuan masih kurang,” kata Jewanto.
Selain itu pihaknya pun telah menyiagakan sekira 65 personel bersama Polri untuk melakukan penjagaan guna mengantisipasi pencurian selama rumah ditinggal pengungsi. “Upaya kita supaya masyarakat bisa tenang,” katanya.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memperkirakan, banjir akan surut sekira tiga hingga empat hari. Dia berharap tidak terus menerus turun hujan, hingga air surut dan warga bisa kembali ke rumah.”Semoga enggak terus menerus hujan lagi,” ujarnya.





