JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana merilis ada sebanyak 36 kelurahan dan 100 RW di empat wilayah kota di DKI yang terdampak banjir pada Kamis (15/2/2018).
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilisnya mengatakan banjir dan genangan disebabkan oleh drainase perkotaan yang tidak mampu mengalirkan aliran permukaan, setelah Jakarta diguyur hujan seharian. “Hujan lebat menyebabkan aliran permukaan melebihi kapasitas pengaliran drainase. Banjir dan genangan saat ini lebih cepat surut,” katanya.
Adapun 36 Kelurahan yang tergenang banjir adalah:
Jakarta Timur (11 RW)
1. Cakung Barat (2 RW)
2. Jatinegara (2 RW)
3. Kayu Putih (2 RW)
4. Pulo Gadung (2 RW)
5. Pulo Gebang (1 RW)
6. Rawa Terate (1 RW)
7. Rawamangun (2 RW)
Jakarta Pusat (9 RW)
1.Cempaka Putih (1 RW)
2. Cempaka Putih Timur (4 RW)
3.Johar Baru (1 RW)
4. Kartini (1 RW)
5. Kramat (1 RW)
6. Paseban (1 RW)
Jakarta Barat (56 RW)
1. Cengkareng Barat (3 RW)
2. Duri Kepa (5 RW)
3. Duri Kosambi (1 RW)
4. Jati Pulo (1 RW)
5. Jelambar Baru (1 RW)
6. Kalideres (2 RW)
7. Kamal (9 RW)
8. Kapuk (14 RW)
9. Kedoya Utara (1 RW)
10. Kembangan Utara (1 RW)
11. Rawa Buaya (2 RW)
12. Tegal Alur (15 RW)
13. Wijaya Kesuma (1 RW)
Jakarta Utara (24 RW)
- Ancol (1 RW)
2. Kamal Muara (2 RW)
3. Kapuk Muara (1 RW)
4. Kelapa Gading Barat (1 RW)
5. Kelapa Gading Timur (5 RW)
6. Lagoa (1 RW)
7. Pegangsaan Dua (8 RW)
8. Penjaringan (2 RW)
9. Sungai Bambu (2 RW)
10. Sunter Jaya (1 RW)





