Banjir hingga Tiga Meter Rendam Salah Satu Kecamatan di Kapuas Hulu

Ilustrasi Banjir merendam enam kecamatan di Cilacap, Jateng (17/11). Awas cuaca ekstrim sampai akhir November akibat fenomena Madden Julian Oscillation (MJO)

KAPUAS HULU – Banjir kembali dilaporkan merendam sejumlah kecamatan di  Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan di Putussibau, Rabu malam, mengatakan  salah satu kecamatan cukup parah terendam banjir, yaitu Silat Hulu, di mana ketinggian air mencapai dua hingga tiga meter.

Ia menyebut kondisi air masih naik, baik di Sungai Kapuas, Mendalam, maupun Sibau.

“Kami minta warga waspada karena beberapa daerah di Kapuas Hulu sudah terendam banjir,” kata dia.

Berdasarkan laporan dan hasil pemantauan BPBD setempat, banjir merendam Kecamatan Silat Hulu, Silat Hilir, Boyan Tanjung, Kalis, Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, dan sejumlah dataran rendah di sekitar Sungai Kapuas.

Di Kecamatan Silat Hulu banjir merendam sembilan desa, yaitu Nanga Dangkan, Dangkan Kota, Lebak Najah, Nanga Ngeri, Landau Badai, Nanga Lunggu, Entebi, dan Nanga Luan.

“Laporan kami terima sembilan desa itu dilanda banjir bandang yang merendam pemukiman rumah penduduk,” ucap dia.

Dia menyebut beberapa langkah menghadapi bencana alam, di antaranya menyampaikan informasi terbaru peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait dengan perkembangan situasi yang mungkin terjadi, kepada pihak kecamatan.

“Kita juga memetakan daerah-daerah rawan bencana melalui mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak yang mungkin terjadi nantinya,” kata dia, dikutip Antara.

Advertisement