Atalia Sayangkan Ketidakpedulian Lingkungan dalam Kasus Wanita Disekap dan Disiksa di Bandung

JAKARTA, KBKNEWS.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menyoroti dan menyayangkan sikap ketidakpedulian lingkungan sekitar dalam kasus penyekapan dan penyiksaan seorang wanita berinisial YTR (29) di sebuah kamar kos di Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Menurut Atalia, berbagai tanda kejanggalan sebenarnya sudah terlihat selama korban diduga disekap selama tiga tahun oleh kekasihnya.

Tetangga kos disebut sering mendengar suara benturan keras dari dalam kamar, penjaga kos melihat korban dalam kondisi lemah, dan pintu kamar kerap dikunci dari luar.

“Ketidakpedulian kita adalah ruang nyaman bagi para pelaku kejahatan,” ujar Atalia. Ia menilai masyarakat tidak boleh lagi menganggap dugaan kekerasan sebagai urusan pribadi yang tidak perlu dicampuri.

Selain menyoroti aspek sosial, Atalia juga mengungkap kondisi korban yang sangat memprihatinkan. Korban mengalami infeksi berat di kepala hingga bernanah, kerusakan pada bibir, serta terancam kehilangan penglihatan akibat dampak kekerasan yang dialaminya.

Atalia mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang masih buron dan menuntut hukuman seberat-beratnya. Ia juga meminta pemerintah dan lembaga terkait memberikan pendampingan medis, psikologis, serta perlindungan bagi korban dan keluarganya.

Menurut Atalia, kasus ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat kembali menghidupkan kepedulian sosial dan berani melaporkan jika menemukan tanda-tanda kekerasan di lingkungan sekitar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here