LAMPUNG – Banjir melanda Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Ahad (24/2/2019), dan menyebabkan seorang bayi di bawah lima tahun (balita) meninggal dunia.
Nazira Tapan bin Edi Syahrudi (3) meninggal akibat terbawa arus banjir saat bermain di halaman rumah keluarganya di Lingkungan Bugis, Menggala.
Orangtua korban, Edi Syahrudi mengaku saat kejadian dia tengah menjenguk keluarganya yang terkena banjir di Lingkungan Bugis. Saat itu, anaknya yang baru bisa berbicara tersebut bermain di halaman.
Tanpa terawasi, anaknya menghilang diseret banjir. Keluarga panik, dan langsung melakukan pencarian dengan menyelam daerah banjir tersebut.
Edi dan warga mencari anaknya yang masih balita tersebut selama dua jam lebih. Warga menemukan korban di bawah rumah tersangkut, dan sudah tidak bernyawa lagi. “Kami masih mengobrol di teras, lupa anak saya bermain,” kata Edi yang dikabarkan warga setempat.
Banjir dilaporkan merendam wilayah tersebut sejak Ahad, dimana air merendam sejumlah rumah di Kampung Lingkungan Bugis dan Lingkungan Palembang dalam Kecamatan Menggala.
Banjir terjadi setelah hujan lebat mengakibatkan Sungai Tulangbawang meluap. Ketinggian banjir pada awalnya sebetis orang dewasa, namun terus naik menjadi sepinggang orang dewasa, demikian dilansir Republika.co.id.





