
KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat ada lima desa yang dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi.
“Kelima desa yang dilanda banjir tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Kaliwungu terjadi di Desa Setrokalangan, Kedungdowo, Banget, dan Garung Kidul. Sedangkan Kecamatan Jati terjadi di Desa Pasuruhan Lor,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji di Kudus, Jumat.
Banjir mulai terjadi sejak Selasa (21/1) namun mulai memutus akses jalan dan rumah warga juga mulai tergenang pada Kamis (23/1) sore.
Ketinggian genangan banjir, kata dia, bervariasi. Sedangkan genangan banjir pada akses jalan berkisar 20-100 sentimeter dan  112 rumah di lima desa tergenang banjir dan 2.539 jiwa terdampak banjir. Sedangkan areal sawah terdampak mencapai 112 hektare.
“Jika sehari sebelumnya belum ada warga yang mengungsi, maka hari ini (24/1) sudah ada sembilan warga,” ujarnya.
Dalam rangka penanganan lebih lanjut, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI, Polri, Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana), Desa Tangguh Bencana (Destana), dan relawan untuk penanganan evakuasi korban terdampak.
“Kami juga melakukan asesmen data secara periodik, termasuk jumlah warga yang mengungsi dan yang meminta evakuasi,” ujarnya.
Adanya pengungsi, maka BPDB Kudus juga menyalurkan bantuan logistik ke tempat pengungsian yang tersedia dapur umum.




