LAMONGAN – Banjir yang merendam dua kecamatan di Lamongan sebabkan ribuan warga di lima desa terisolir. Banjir itu disebabkan luapan Sungai Bengawan Solo.
Sebagaimana dilansir okezone.com, Senin (7/3/2016), lima desa yang terdampak banjir adalah Desa Blajo, Desa Tiwet, Desa Gambuhan, Desa Bojoasri di Kecamatan Kalitengah, serta Desa Pomahan Janggan, Kecamatan Turi.
Ketinggian air di wilayah itu mencapai lebih dari setengah meter. Warga pun harus menggunakan perahu ketika ingin berkativitas di luar rumah. Meskipun sejumlah wilayah tidak bisa dijangkau dengan perahu.
Supodo, salah seorang warga setempat mengatakan, jika debit air Sungai Bengawan Solo masih tinggi, dipastikan banjir akan berlangsung lebih lama karena aliran sungai tersebut tidak berjalan dengan lancar.
Sementara itu, untuk mengurangi air, pemerintah setempat telah menyiapkan pompa dengan kapasitas besar untuk membuang air ke Sungai Bengawan Solo. Namun hingga saat ini, upaya tersebut tidak berjalan maksimal. Okezone.com





