Banjir Rob Masih Rendam Dua Kelurahan di Semarang

Ilustrasi banjir di Semarang/ Foto: Liputan6.com

SEMARANG – Sebanyak 5.000 keluarga di dua kelurahan di Semarang Utara masih terdampak banjir limpasan air laut yang masuk ke darat atau rob di pesisir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Camat Semarang Utara, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan 5.000 warga tersebut berada di dua kelurahan  yakni Bandarharjo dan Tanjung Emas.

Menurut dia, warga memilih bertahan meski banjir rob masih melanda kawasan itu. Ia menyebut ketinggian air masih berada pada kisaran 20 cm.

Meski demikian, lanjut dia, air diperkirakan akan meningkat saat puncak rob terjadi. Upaya yang telah dilakukan yakni menyiapkan dapur darurat di kantor Kecamatan Semarang Utara.

“Setiap hari disiapkan 2.000 hingga 3.000 bungkus nasi bagi warga terdampak banjir rob,” katanya, dilansir Antara.

Selain itu, kata dia, posko kesehatan juga disiapkan untuk warga yang mengalami gangguan kesehatan.

 

Advertisement