Banjir Putuskan Jembatan, 400 Warga Solok Terisolasi dan Butuh Makanan

Ilustrasi Solok, Sumatera Barat dilanda banjir. Foto:Haluan

SOLOK – Banjir di  Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok, Sumatera Barat telah memutus jembatan gantung di tiga titik, dan membuat 400 warga terisolasi.

Camat Pantai Cermin Kabupaten Solok, Syaiful Anwar di Padang Aro,  mengatakan warga yang terisolasi ada 90 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 400 orang di tiga lokasi yaitu Surian Tigo Jorong Tambang, Jorong Kulemban Nagari Surian serta Muaro Sei Indarung Nagari Lolo.

“Warga yang terisolasi tersebut sudah dibantu makanan oleh pemerintah untuk sementara,” katanya, Sabtu (7/1/2017).

Dia menjelaskan, ketiga daerah itu hanya di hubungkan oleh jembatan gantung tetapi karena curah hujan sejak tiga hari ini tinggi maka beberapa aliran sungai meluap dan menghanyutkan jembatan tersebut.

Warga yang terisolasi sangat membutuhkan bahan makanan sebab mereka tidak bisa keluar. Selain itu katanya, luapan sungai juga merusak tiga unit rumah warga di Sei Indarung.

“Sekarang kita masih melakukan pendataan dilapangan dan hujan juga sudah berhenti,” katanya.

Sementara itu Wali Nagari Surian Edi Madrin mengatakan, warga yang terisolasi berada di Jorong Tambang sebanyak 55 KK dengan 215 jiwa dan Kulemban 17 KK 56 jiwa.

Sebelumnya anggota DPRD Solok Gusnadi mengatakan, pemerintah setempat harus bergerak cepat dalam menangani masalah banjir ini.

“Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah setempat dan mendesak mereka supaya cepat menuntaskan permasalahan ini sehingga warga bisa beraktifitas kembali,” katanya, dikutip dari Antara.

Advertisement