Bank Indonesia Siap Perluas Mandat Zakat

ilustrasi/ist

JAKARTA – Zakat dan wakaf dinilai dapat menghadapi kemiskinan dan bencana alam di Indoensia, karena itu Bank Indonesia (BI) akan mengembangkan mandat zakat ke seluruh wilayah.

“Jadi zakat lebih efisien dan tahan dalam menghadapi kemiskinan ataupun bencana alam yang terjadi,” kata Kepala Divisi Pengembangan dan Ekonomi Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan seperti diberitakan Merdeka Minggu (15/5) di acara Islamic Development Bank (IDB) Grup di Senayan, Jakarta.

BI mengakui,  zakat merupakan hak prinsip setiap masyarakat, tetapi pihaknya tak bisa mengatur serta menuntut pendonor zakat. Kendati dekikian, potensi zakat yang dapat menahan angka kemiskinan tersebut akan dibuat pengaturan terkait zakat dalam dunia perbankan sendiri.

“Akan sangat lebih baik kalau saluran tersebut dapat dimaksimalkan melalui sistem yang dirancang dan dikelola dengan baik dan memberikan motivasi,” tuturnya.

Merujuk pada penduduk Indonesia yang mayoritas muslim, BI harus mengandalkan sistem keuangan Islam dan konvensional. “Kalau kita sebut Islam, harusnya berkontribusi untuk dunia dan akhirat. Jadi semangat ini mengajak untuk kerangka aturan yang baik,” tutupnya.

Advertisement