Bantah Ada Tsunami, BMKG: Air Surut di Kepulauan Nias akibat Gaya Tarik Bulan dan Matahari

Ilustrasi / didut.net

SIBOLGA – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Gunungsitoli, Djati Cipto Kuncoro membantah jika berita surut air laut di perairan Sibolga, Sumatera Utara mengakibatkan tsunami di Kepulauan Nias dan sekitarnya.

Dia menerangkan jika fenomena pasang surut yang terjadi disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari. Di mana saat ini jarak bulan akan mendekati titik terdekatnya dengan bumi pada tanggal 20 Januari 2019.

Sedangkan jarak matahari ke bumi saat ini pada titik terdekatnya pada tanggal 3 Januari 2019.

“Sampai saat ini Gempa Bumi tektonik belum dapat diprediksi secara ilmiah dengan baik dan BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan Pemerintah setempat untuk menenangkan warga,” katanya, dikutip Antara.

Sebelumnya surutnya air di Pantai sekitar Tapanuli dan Nias membuat warga berhamburan dan khawatir akan terjadinya tsunami, bahkan sampai ada warga yang mengungsi.

Advertisement