Bantuan Peralatan Masak untuk Pengungsi Banjir Garut

ilustrasi/ BNPB

GARUT – Bantuan alat memasak datang di Posko Penanggulangan Bencana Garut, Minggu (2/10/2016), dari donatur yang peduli terhadap para korban banjir bandang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Banjir Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto mengatakan
korban banjir di pengungsian, kata dia, membutuhkan bantuan alat memasak, karena barang yang dimilikinya hilang diterjang banjir bandang.

“Ini (peralatan memasak) pasti bermanfaat, karena ini salah satu yang dibutuhkan mereka,” katanya, dikutip dari Antara.

Donatur bantuan alat masak yang juga Direktur PT Elva Primandiri yang bergerak dalam bidang properti, Elva Waniza mengatakan secara pribadi dirinya peduli terhadap korban banjir bandang di Garut.

Pengusaha perempuan itu mengaku terus memantau perkembangan pascabanjir bandang, terutama ingin mengetahui kebutuhan para korban banjir di pengungsian.

“Katanya seperti pakaian itu banyak, saya berusaha ingin memenuhi kebutuhan mereka yang lainnya, mungkin ini alat masak yang dibutuhkan,” kata Elva.

Peralatan masak yang diberikan tersebut diantaranya wajan, sodet, panci, sendok, ditambah bantuan lainnya, seperti pakaian dalam wanita yang dibutuhkan selama tinggal di pengungsian.

Ia mengungkapkan jika bantuan tidak terhenti di hari ini, karena selanjutnya ia akan mendistribusikan kembali peralatan dapur ditambah dengan alat-alat makan, kemudian alat tulis dan buku bagi anak-anak sekolah korban banjir.

“Kita akan dorong bantuan lainnya satu truk barang serupa ditambah peralatan dapur lainnya seperti ceret, sendok stainless, dan lainnya juga alat tulis untuk kebutuhan sekolah,” katanya.

Ia berharap bantuan yang disalurkannya itu memberikan manfaat bagi korban banjir di pengungsian maupun ketika di tempat tinggalnya.

Selain itu, Elva berharap para kaum ibu-ibu korban banjir untuk terus semangat melanjutkan kehidupan lebih baik. “Katanya nanti pemerintah akan merelokasi membangun rumah susun, mudah-mudahan saudara kita dapat kembali tenang dan terus bersemangat hidup,” katanya.

Advertisement