Bapak ini Rawat 2 Anak Sambil Memulung Hingga Dini Hari

memulung

JAKARTA – Kakinya tampak letih, badannya kurus dan melengkung. Sambil duduk beralaskan kardus di atas taman pinggir jalan, Guruh bersama kedua anaknya menunggu hasil memulungnya ditimbang kendati jarum jam telah menunjukan tengah malam.

“Rumah saya di Legok Tangerang. Biasanya saya baru pulang ke rumah jam 3 dini hari karena menunggu barang-barang hasil memulung ditimbang dulu,” ucap Guruh saat ditanya oleh netizen bernama Febby Valentine.

Dilansir dari akun facebook Febby Valentine, Guruh sengaja membawa Lydia dan Tesa kedua anaknya untuk memulung lantaran sang ibu yang telah meninggal dunia. Guruh tak tega bila meninggalkan buah hatinya di rumah tanpa dampingan orang tua.

Dari foto yang diunggah terlihat Guruh sedang memangku anaknya yang terlelap, sementara satu anaknya masih tejaga duduk di depan karung yang biasa dipakai Guruh memulung. Sebelum menjadi pemulung, Guruh merupakan seorang supir bus. Namun karena tak tahan dingin ia terpaksa menjadi pemulung sejak beberapa tahun terakhir.

“saya melihat kondisi kaki bapak yang terlihat kecil, badannya kurus dan melengkung. Firasat saya mengatakan bapak ini kena penyakit paru-paru atau tbc tulang,” tulis Febby dalam postingannya.

Advertisement