Baru Pulang dari Selandia Baru, Thabib Jim Kaget Ada Penembakan Teroris

Thabib Jim Paul Mamahit (kiri) bersama teman-teman kuliahnya di Selandia Baru. Foto: Dok. Pribadi

JAKARTA – Tidak terpikir sedikitpun oleh Thabib Jim Paul Mamahit, Ketua Persatuan Thabib Indonesia (PERTABI) akan terjadi kejadian penembakan brutal oleh teroris berwarganegara Australia terhadap jamaah shalat Jumat di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019)

Ia baru saja kembali ke tanah air, setelah menyelesaikan program kuliah singkatnya selama 6 bulan di Selandia Baru, beberapa bulan lalu.

Thabib Jim kuliah di Southern Institute of Technology, mengambil Post Graduate Certificate Applied Health Sciences (Wellness and Rehabilitation) atau Jurusan Rehabilitasi Fisik dan Psikis, di Kota Invercargill, Negara Bagian Southland. Kota ini hanya sekitar 7-8 jam jarak tempuh ke lokasi kejadian Jumat berdarah itu.

“Sungguh saya tidak menyangka adanya kejadian penembakan tersebut. Selama saya di sana masyarakat Kiwi (orang NZ) dan orang Maori (orang asli NZ), sangat menerima orang asing , kebudayaan asing, sampai agama Islam pun mereka terima. Saya sebagai umat muslim, aman dan nyaman beribadah selama di sana,” jelas Thabib Jim, kepada KBKNews.id, Rabu (20/3/2019).

Thabib Jim selama di sana sangat merasakan baiknya hubungan toleransi dan saling menjaga sesama umat baik muslim dan non muslim di sana. Kagetnya Thabib Jim dengan kejadian itu, karena Selandia Baru terkenal sebagai negara urutan kelima teraman di dunia.

Advertisement