Belasan Tahun Jadi Driver Ambulance LKC Dompet Dhuafa, Rohim Tetap Semangat Jalani Tugas Mulianya

JAKARTA – Nur Rohim (46), sudah mengabdikan dirinya di  Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa sejak berdiri tahun 2001 atau usianya masih 28 tahun,  sebagai office boy.

Ketika itu dia hanyalah seorang OB, yang bertugas membersihkan ruangan di LKC, baik ruang dokter, perawat, apotek dan lain sebagainya.

Hingga akhirnya tahun 2004, trafik pelayanan di LKC sangatlah tinggi. Setidaknya 200-an orang bisa berobat di sana setiap harinya, sehingga Rohim pun akhirnya diangkat menjadi salah satu driver ambulance. Sejak itu, sudah ribuan pasien ia antar dengan ambulanya.

“Awal dulu saya antar pasien dari ciputat ke RSCM. Orangnya senang sekali diantar, karena tidak perlu bayar,” terangnya, dilansir dompetdhuafa.org, Jumat (29/11/2019).

Hampir 16 tahun bekerja sebagai driver ambulance, tidaklah membuat Rohim merasa bosan. Ayah tiga anak tersebut merasa pekerjaannya sangatlah mulia. Bertemu pasien baru dan membantu ikhtiar mereka mencari kesehatan, membuat Rohim bersemangat. Apabila mendapati pasien yang ia antar sembuh, Rohim merasa bahagia.

Bekerja sebagai driver ambulance juga tidak lepas dari resiko. Terlebih profesinya menuntut untuk mengantar pasien dengan cepat dan aman sampai rumah sakit tujuan. Halangan di perjalanan, tidak jarang ia temui, terkhusus di jalanan Jakarta yang sering macet.  Semua itu Rohim lakoni dengan ikhlas, dengan harapan pasien yang ia antar mendapatkan kesembuhan.

Advertisement