Bentrokan di Kamp Pengungsi Palestina di Lebanon, Lima Tewas

Ilustrasui Sekitar 50.000 orang tinggal di cam pengungsi Ain al-Hilweh Lebanon/ Reuters

LEBANON – Sedikitnya lima orang telah terbunuh dan 35 lainnya cedera dalam hampir seminggu setelah terjadi pertempuran di kamp Palestina terbesar di Lebanon.

Dua anggota kelompok Palestina Fatah tewas pada hari Rabu (23/8/2017) dalam bentrokan dengan kelompok bersenjata lainnya di kamp pengungsi Ain al-Hilweh, menurut sumber medis, yang dikutip Al Jazeera.

Pertarungan tersebut dimulai Kamis lalu setelah pemimpin faksi bersenjata bersimpati kepada kelompok Bilal Badr menembaki markas pasukan keamanan bersama untuk kamp tersebut.

Sejak saat itu, pejuang telah bentrok dengan pasukan keamanan gabungan yang terdiri dari faksi utama Palestina, termasuk Fatah, yang bertanggung jawab atas keamanan kamp tersebut.

Kelompok Bilal Badr telah digambarkan oleh pemerintah Lebanon sebagai “kelompok Islam”, dengan sejumlah faksi yang mendukung pemimpin yang diinginkannya.

Pertarungan tersebut meningkat pada hari Rabu, ketika tembakan senjata melukai tiga orang, termasuk dua petugas keamanan Lebanon, di luar kamp.

Advertisement