Bentrokan Terbaru di Tepi Barat, 250 Demonstran Palestina Terluka

Korban bentrokan Palestina, Jumat 8 Desember 2017/ AFP

TEPI BARAT – Bentrokan baru pecah antara demonstran Palestina dan pasukan Israel di Tepi Barat, termasuk Ariha (Jericho), Bethlehem dan al-Khalil (Hebron) setelah sholat Jumat siang.


Pertarungan serupa terjadi antara pemrotes anti-Trump dan pasukan Israel di kota Beit Ummar, barat laut al-Khalil, di mana seorang pemuda Palestina mengalami luka-luka serius.

Orang-orang Palestina melemparkan batu ke tentara Israel, yang melepaskan peluru hidup, peluru baja berlapis karet dan tabung gas air mata sebagai gantinya, menurut kantor berita Ma’an.

Pejabat Palestina mengatakan bahwa lebih dari 250 pemrotes terluka dalam bentrokan tersebut.
Sementara itu, sumber-sumber Israel mengklaim bahwa pasukan rezim Tel Aviv telah mampu mencegat sejumlah roket yang ditembakkan dari Gaza di Sdot Negev dan daerah Sha’ar HaNegev di tengah bentrokan tersebut.

Sumber tersebut menegaskan bahwa sebuah bangunan hancur total.

Tel Aviv biasanya menggunakan insiden semacam itu untuk meningkatkan serangannya terhadap Jalur Gaza yang terkepung.

Pada tanggal 6 Desember, Trump mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS di tanah yang diduduki dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.

Perubahan dramatis dalam kebijakan Washington terhadap kota tersebut memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki, Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Maroko dan negara-negara Muslim lainnya.


Advertisement