Berantas Buta Aksara Alquran, Kaswinata Ikut Infakkan Mushaf Alquran

DELI – Buta aksara alquran masih menjadi problematika yang belum terselesaikan di Indonesia. Tak terkecuali di daerah Kec. Pantai Labu, Kab. Deli Serdang. Hal inilah yang membuat salah satu tokoh masyarakat Sumut, Kaswinata, ikut berperan dalam program “Gerakan Infak Alquran” oleh LPTQ Pantai Labu, Kamis, (4/2).

Melalui gerakan ini, Kaswinata bersama keluarga turut menginfakan sebanyak 30 alquran kepada LPTQ Pantai Labu. Diakui olehnya, bahwa ia ingin menjadi bagian dalam menyukseskan program gerakan infak alquran sekaligus memberantas buta aksara alquran.

“Pemberian alquran ini diberikan melalui LPTQ Kecamatan Pantai Labu untuk disalurkan ke umat. Karena LPTQ Pantai Labu punya progam sangat bagus sekali yakni Gerakan Infak Alquran dengan tujuan memberantas alquran,” jelasnya

Ia juga mengatakan harapannya dengan adanya program ini semoga dapat menumbuhkan semangat untuk belajar membaca alquran dengan baik dan bisa pula melahirkan qori maupun qoriah juga hafiz dan hafizah yang berkompetisi sampai tingkat nasional.
“Semoga lewat LPTQ Pantai Labu, akan lahir qori dan qoriah maupun hafiz dan hafizah untuk bisa pula berdakwah sampai tingkat nasional,” ucap Kaswinata yang saat ini menjabat sebagai pengawas UPZ Bank Sumut.

Terkait program ini, Ketua LPTQ Pantai Labu, Amirul Khair, yang mengaku bahwa umat islam di sana masih banyak yang buta aksara alquran.

“Memang masih banyak ditemukan umat Islam di kawasan pesisir ini yang berada dalam kondisi buta huruf atau aksara Alquran,” ungkapnya.

Dari kondisi itulah, LPTQ Pantai Labu merancang program ini sebagai upaya memberantas buta aksara Alquran sekaligus mengajak berbagai pihak untuk terlibat aktif,” katanya.
Sementara itu, Amirul Khair juga turut mengapresiasi infak mushaf Alquran dari Kaswinata dan keluarga dengan iringan doa agar menjadi amal jariah serta dilimpahkan Allah SWT rejeki serta dimudahkan segala urusan.

“Semoga menjadi amal jariah bagi beliau dan keluarga atas infak mushaf Alquran yang sudah saya terima selaku Ketua LPTQ Pantai Labu,” ucapnya.

Amirul juga mengatakan bahwa kini LPTQ Pantai Labu sedang berupaya dan mendorong pemenuhan kebutuhan terhadap mushaf alquran di kawasan pesisir Pantai Labu termasuk kitab iqro dan kaidah baghdadi yang menjadi kitab rujukan pembelajaran alquran.

“Lewat program Gerakan Infak Alquran yang telah dicanangkan sejak dua pekan terakhir, dapat menghimpun kebutuhan alquran dan kitab iqro maupun kaidah bagdadiyah guna membumikan alquran sejalan dengan visi menjadikan Pantai Labu Maju dan Religius Bersama Alquran.” tutupnya.

Advertisement