Sembilan Warga Diduga Disandera OPM di Mimika

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sembilan perempuan, termasuk anak-anak, diduga menjadi korban penyanderaan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kondisi dan keberadaan para korban.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan informasi mengenai dugaan penyanderaan tersebut diperoleh dari laporan anggotanya yang berada di lokasi.

“Informasi yang kami dapat itu laporan anggota saya di sana diduga itu disandera,” kata Alredo, Rabu (19/8/2026).

Menurut Alredo, polisi belum mendapatkan identitas sembilan warga yang diduga disandera. Proses pengumpulan informasi juga terkendala minimnya saksi yang dapat memberikan keterangan.

Selain itu, komunikasi dengan personel di lokasi mengalami gangguan. Sinyal telepon seluler tidak dapat digunakan, sementara perangkat Starlink yang menjadi salah satu sarana komunikasi juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Polisi masih berupaya mendalami kronologi kejadian serta memastikan kondisi para warga yang diduga menjadi korban penyanderaan.

Dugaan penyanderaan ini terjadi setelah kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok OPM di wilayah Jila pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam insiden tersebut, tiga prajurit TNI menjadi korban. Satu prajurit gugur, sedangkan dua lainnya mengalami luka dan mendapat penanganan medis.

TNI dan Polri kemudian mengerahkan personel untuk mengejar kelompok yang diduga terlibat sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan mengantisipasi gangguan susulan di wilayah Jila.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here