Berenang di Sungai, Anak Ini Tewas Terinfeksi Amuba Pemakan Otak

Ilustrasi/ bfmtv.com

CALIFORNIA – U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan ada seorang warga South Carolina terinfeksi organisme Naegleria fowleri atau biasa disebut amuba pemakan otak. Warga bernasib malang tersbut adalah anak berusia 11 tahun, Hannah Collins yang terinfeksi amuba ketika berenang di sungai.

Hannah terinfeksi amuba pada 24 Juli 2016, dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (5/8/2016) malam, di Medical Univeristy of South Carolina di Charleston

Dalam akun facebooknya, sang ibu, Elizabeth Crockett mengungkapkan perasaan sedihnya yang mendalam, “Saya berusaha tenang dan yakin akan bertemu lagi dengannya suatu saat nanti di surga,” ungkapnya.

CDC mengungkapkan amuba pemakan otak yang telah merenggut nyawa Hannah, memang hidup di air tawar hangat, seperti danau dan sungai, juga bisa hidup di tanah. Ketika menyerang manusia, ia akan masuk lewat hidung kemudian merasuk ke lapisan otak.

Adapun tingkat fatal infeksi amuba ini mencapai 97 persen. Hampir semua orang yang terinfeksi berakhir pada kematian karena kerusakan otak. Sebelumnya, remaja berusia 18 tahun di Ohio juga tewas karena terinfeksi saat rafting di U.S. National Whitewater Center di Charlotte, North Carolina. Demikian dilansir Reuters.

Advertisement