JAKARTA – Masih ingat dengan Tepu dan Yaitun, dua janda lansia yang hidup serba kekurangan di Kediri, Jawa Timur. Kisahnya yang viral di media sosial beberapa minggu lalu ternyata berdampak positif terhadap kehidupan kakak beradik tersebut.
Dilansir dari akun facebook Arif Witanto relawan yang kerap membantu kaum dhuafa, berkat bantuan media sosial kini rumah Tepu dan Yaitun yang terletak di Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kediri direnovasi.
Dari foto-foto yang dipublikasikan Arif Witanto hari ini Selasa (14/3) terlihat berbagai material seperti kayu, kusen dan besi mulai didatangkan ke rumah Tepu. Pembongkaran rumah kedua janda yang tinggal serumah ini dilakukan bersama-sama TNI dan relawan. Rumah yang telah reyot itu kemudian dirobohkan total.
Selanjutnya, para relawan telah mempersiapkan untuk membangun rumah baru yang layak huni. Rumah ini memakai pondasi batako serta lantai yang telah diplester dengan semen.
Menurut Arif, untuk keperluan bedah rumah Tepu dan Yaitun menggunakan bantuan dana dari para donatur.
“Saat ini telah masuk sekitar Rp 10 jutaan,” jelasnya.
Bantuan itu terhimpun dari mahasiswa KKN, Komunitas Ketimbang Ngemis serta Rumah Kita.
“Banyak yang menyumbang setelah rumah Mbok Yaitun dan Tepu kami unggah ke media sosial,” ungkapnya.
Baca juga :Â http://www.kbknews.id/2017/03/03/hidup-miskin-kakak-beradik-ini-lakukan-barter-demi-dapatkan-bumbu-dapur/





