GAZA-Hancurnya perekonomian dan infrastruktur di jalur Gaza yang terjadi sejak lama membuat banyak pihak yang ingin membantu. Salah satunya adalah pemerintah Luxemburg.
Bersama United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) pemerintah Luxemburg telah menyepakati akan bekerja sama untuk membantu rekonstruksi Jalur Gaza.
“Hal ini merupakan masalah kemanusiaan dan dianggap salah satu masalah utama bagi rakyat Palestina. Kita tidak hanya harus puas dengan merekonstruksi Gaza,” kata Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn dalam konferensi pers yang diadakan di Gaza, seperti diberitakan Middle East Monitor, Selasa (10/11)
Ia juga prihatin dengan kehidupan remaja di sana yang tidak bis amelanjutkan pendidikan.
“Lebih dari setengah warga Gaza berusia di bawah 18 tahun. Tidak mungkin untuk mencari pekerjaan di sini bahkan jika orang menyelesaikan studi mereka, ini sangat sulit,” tambahnya.
Asselborn sendiri telah memasuki Jalur Gaza dalam kunjungan singkat untuk bertemu dengan menteri dari pemerintah persatuan nasional di Gaza, melalui penyeberangan Beit Hanoun.





