JAKARTA – Tak selamanya sampah akan berakhir di TPA. Desakan ekonomi mendorong Daeng Achmad (77) menjadi kreatif. Bagi kakek yang berdomisili di Makassar, Sulawesi Selatan itu limbah kertas bak mutiara yang bisa diubah menjadi uang.
Takhanya kertas, kardus bekas kemasan pun disulap oleh Achmad menjadi mainan anak-anak guna menyambung hidup. Tiap mainan tersebut Achmad jual Rp 3 ribu, hasil yang bisa dibawa pulang pun tidak menentu tergantung cuaca maupun ramai atau tidaknya pengunjung pusat keramaian di kota Makassar.
ialah Muhammad Ramlan salah seorang netizen yang membagikan cerita hidup Achmad ke facebook group Kuliner Kasih.Dari keterangannya provesi tersebut sudah dijalani Achmad sejak lama.
Istrinya sudah lama meninggal dan kini Achmad hanya hidup sebatang kara di kamar ukuran 3×3 meter persegi berdinding seng, bisa dibayangkan jika matahari tengah bersinar terik.
Sepeda tuanya merupakan teman setia Achmad berjualan. Setiap kayuhannya merupakan harapan mendapat rezeki.Usai diviralkan oleh Kuliner Kasih kisah hidup Achmad banjir dukungan moral.





