Bikin Perut Begah! Ini Dia Makanan Penyebab Kembung

Ilustrasi. (Foto: practo.com)

JAKARTA, KBKNews.id – Perut kembung merupakan masalah pencernaan yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman, perut terasa penuh, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam beberapa kasus, kembung juga bisa disertai dengan sendawa berlebihan atau nyeri ringan di bagian perut.

Menurut para ahli kesehatan, ada sejumlah makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya kembung. Hal ini umumnya berkaitan dengan kandungan gas, serat, atau zat tertentu yang sulit diolah tubuh.

Makanan dan Minuman Pemicu Perut Kembung

  • Kacang-kacangan serta sayuran cruciferous seperti brokoli, kubis, dan kembang kol. Kandungan serat tinggi dan oligosakarida FODMAP di dalamnya sulit dicerna sehingga menghasilkan gas di usus besar.
  • Produk susu (susu, keju, yogurt), terutama pada orang dengan intoleransi laktosa karena kekurangan enzim laktase.
  • Buah tertentu seperti apel, pir, semangka, dan persik yang kaya fruktosa atau sorbitol, sehingga dapat memicu gas berlebih.
  • Bawang dan bawang putih yang mengandung fruktan, terutama bagi individu yang sensitif.
  • Minuman berkarbonasi (soda, bir) dengan kandungan gas karbon dioksida yang dapat terjebak dalam saluran pencernaan.
  • Alkohol, terutama bila dicampur soda, karena dapat menimbulkan dehidrasi dan peradangan yang menyebabkan perut terasa bengkak.
  • Biji-bijian mengandung gluten seperti gandum, rye, dan barley, khususnya pada penderita sensitivitas gluten atau celiac.
  • Makanan berlemak tinggi (gorengan, junk food) yang memperlambat pencernaan dan memperbesar risiko kembung.
  • Pemanis buatan seperti sorbitol, xylitol, dan manitol yang sulit diuraikan tubuh sehingga memicu gas.
  • Kebiasaan tertentu seperti mengunyah permen karet, makan terlalu cepat, atau minum dengan sedotan yang membuat udara ikut tertelan (aerophagia).

Kembung terjadi karena makanan yang tidak mudah dicerna difermentasi bakteri di usus besar dan menghasilkan gas berlebih. Selain itu, masuknya udara saat makan atau minum juga memperburuk kondisi ini.

Gejala yang muncul meliputi perut terasa penuh, mengembang, sering bersendawa, hingga nyeri ringan. Bila kembung berlangsung lama, disertai nyeri berat, penurunan berat badan, atau perubahan pola buang air, segera periksakan ke dokter.

Cara Mencegah dan Mengatasinya

  • Catat pola makan untuk mengenali makanan pemicu.
  • Kurangi makanan tinggi FODMAP atau konsumsi dalam porsi kecil.
  • Makan lebih pelan dan hindari kebiasaan yang membuat udara ikut tertelan.
  • Lakukan olahraga ringan setelah makan.
  • Gunakan enzim atau obat pereda gas bila diperlukan.
  • Konsumsi probiotik untuk membantu keseimbangan flora usus.

Kembung bisa dipicu oleh beragam makanan maupun kebiasaan makan. Dengan memerhatikan jenis makanan, cara makan, serta menjaga pola hidup sehat, keluhan ini bisa diminimalisasi. Namun, jika keluhan kembung disertai gejala serius, sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here