BMKG: 151 Titik Panas Terpantau di Kalbar

PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menyatakan titik panas (hotspot) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (23/8/2019), terpantau sebanyak 151 titik panas.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti di Sungai Raya mengatakan berdasarkan pengolahan data LAPAN hotspot tertinggi di Kabupaten Sintang sebanyak 48 titik panas; kemudian disusul Ketapang 44 titik panas; Melawi sebanyak 33 titik panas; Kapuas Hulu 11 titik panas; Sekadau lima titik panas; Kayong Utara, Landak masing-masiang tiga titik panas; Kubu Raya, dan Sanggau masing-masing dua titik panas.

Sementara untuk Kabupaten Sambas, Mempawah, Bengkayang, Kota Pontianak dan Singkawang tidak ditemukan titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan, kata Erika.

Dilansir Antara, data Polda Kalbar, mencatat hingga saat ini sudah mengamankan sebanyak 40 tersangka kasus Karhutla, dengan sebanyak 33 kasus, satu diantaranya kasus korporasi, dan dari sebanyak 34 kasus Karhutla tersebut, yang sudah masuk tahap dua sebanyak dua kasus, dan tahap satu sebanyak satu kasus, sisanya sebanyak 31 kasus masih proses penyelidikan.

Advertisement