BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat meminta pemudik mewaspadai cuaca panas di daerah itu yang dapat menimbulkan risiko dehidrasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan di siang hari.
Kepala BMKG Jabar Tony Agus Widjaya mengatakan imbauan tersebut terutama diperuntukan bagi pemudik kendaraan sepeda motor.
Lebih lanjut, dia menuturkan, BMKG terus melakukan pengamatan cuaca untuk selanjutnya diinformasikan kepada masyarakat maupun instansi terkait yang berkepentingan dengan cuaca.
Kondisi saat ini, kata dia, perlu diantisipasi kecepatan angin dan cuaca panas karena sudah memasuki awal musim kemarau.
“Kita di Jabar ini sedang di awal musim kemarau, curah hujan sudah berkurang,” ungkapnya.
Dia mengimbau, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar memperhatikan kondisi tubuh, terutama yang membawa anak-anak.
“Orangtua pakai sepeda motor, anaknya di depan kepanasan, orangtuanya tidak tahu sehingga menjadi dehidrasi,” jelasnya.
Tony menyarankan, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar dilakukan setelah sahur, karena kondisi cuaca tidak panas, “Idealnya habis sahur melakukan perjalanan,” tandasnya, mengutip Antara, Jumat (16/6/2017).





