BMKG Nilai Hujan di Garut Ekstrem

bencana tahun 2016
ilustrasi/DMCDD

BANDUNG – Intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab Sungai Cimanuk meluap dan mengakibatkan banjir bandang di Garut. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung menilai hujan di Garut sudah tergolong ekstrem.

“Kalau ditotalkan selama 10 hari terakhir, curah hujan mencapai 500 milimeter, itu tergolong ekstrem,” kata peneliti BMKG Bandung, Muhammad Iid, Kamis (22/9/2016).

Selanjutnya, kawasan Garut diprediksi berpotensi berawan dengan intensitas hujan ringan, sedang, dan tinggi hingga sepekan ke depan. Intensitas hujan akan beragam setiap harinya. Apalagi setelah benar-benar masuk ke musim hujan, biasanya intensitas hujan akan beragam.

“Dalam kondisi tertentu, peralihan dari musim kemarau ke hujan biasanya ditandai kondisi ekstrem. Yang perlu diwaspadai (di berbagai daerah di Jawa Barat) itu kejadian banjir bandang, banjir, dan longsor,” tutur Iid.

Hal tersebut juga berlaku bagi sejumlah wilayah di Jawa Barat. “Wilayah Jabar pada umumnya selama September, Oktober, dan November sifat hujannya normal dan di atas normal,” jelas Iid, dikutip dari sindonews.

Advertisement