DONGGALA – BMKG mengatakan sesar Palukoro diduga menjadi pemicu terjadinya gempa di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (25/11/2017) pukul 16.14.49 WIB.
Hasil analisis terkini BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=5,0 terjadi dengan episenter terletak pada koordinat 1,21 LS dan 119,96 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak tiga kilometer arah timur laut Kota Pakuli, Kabupaten Donggala pada kedalaman 10 kilometer.
Guncangan dirasakan di daerah Palu dan Parigi dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI), Donggala II SIG (III MMI), namun hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.
Dilansir Antara, Minggu (26/11/2017), Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Drs Moch Riyadi MSi menyebutkan bila ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar yang diduga merupakan aktivitas Sesar Palukoro.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa dipicu penyesaran dengan mekanisme oblique normal yaitu penyesaran dengan kombinasi pergerakan mendatar dan turun.
Masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu dihimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.




