GORONTALO – BMKG memprediksi hujan lebat akan terjadi di wilayah timur Indonesia sampai 8 Juni 2017danĀ memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus S. Swarinoto mengatakan peningkatan curah hujan di awal bulan Juni 2017 dipicu oleh adanya pergerakan gelombang atmosfer sepanjang khatulistiwa, yang dikenal sebagai Madden Julian Oscillation (MJO).
Selain memicu hujan lebat, ia menambahkan sebagaimana dilansir Antara, fenomena ini menyebabkan munculnya potensi angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
Gelombang tinggi juga terjadi di beberapa perairan Indonesia seperti Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Timor, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba dengan ketinggian berkisar 2-4 meter.
Hujan disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi di Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat, Papua.
Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin.
Diketahui banjir besar tengah melanda Gorontalo dimana ribuan rumah terendam banjir, dan hingga kini banjir dilaporkan terus meluas.





