BNPB Akan Bangun Sabuk Hijau di Lokasi Selatan Jawa yang Berpotensi Dilanda Tsunami M 9,1

Ilustrasi Tsunami melanda pantai Banten - Lampung, korban terus bertambah.

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan mitigasi bencana akibat potensi tsunami dengan tinggi hingga 20 meter yang dipicu oleh gempa megathrust selatan Jawa energi magnitudo hingga 9,1.

Dalam riset yang berjudul “Implikasi Gempa Megathrust dan Tsunami di Jawa” yang dilakukan BNPB dan ITB itu mengungkap potensi gempa yang dapat membangkitkan tsunami di dua lokasi selatan Jawa, selatan Banten dan selatan Jawa Tengah-Jawa Timur.

“Segmen Jateng-Jatim berpotensi memiliki energi magnitudo 8,9 yang jika terlepas secara bersamaan akan menghasilkan potensi energi setara magnitudo 9,1,” ujarnya lewat keterangan resmi,  Rabu (30/12/2020).

Untuk mengantisipasi temuan ilmiah tersebut, BNPB telah mendesain upaya mitigasi terintegrasi. Salah satunya dengan melakukan pembangunan greenbelt yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Greenbelt atau sabuk hijau merupakan rangkaian dua tanaman yang ditanam di sisi laut. Cara ini diklaim dapat berfungsi untuk mereduksi energi tsunami, dan berfungsi sebagai lapisan pelindung bagian darat.

Lokasi yang disebut memiliki potensi besar tsunami antara lain kawasan selatan pulau Banten yaitu perairan Jawa Barat, dan pada bagian selatan Jawa Tengah yaitu di pesisir pulau Jawa Timur.

Advertisement