JAKARTA – Jumlah korban tewas akibat gempa Pidie Jaya Aceh ternyata berjumlah 100 orang, setelah dilakukan verifikasi ulang. Sebelumnya telah dilaporkan 102 orang tewas.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data tersebut dikoreksi setelah dilakukan koordinasi dengan baik dan verifikasi ulang oleh petugas dengan mengecek data dan identitas korban. Dia menyebut data tersebut diperbaharui sekira pukul 09.00 WIB.
“Korban meninggal saat ini ada 100 orang, kalau sebelumnya kemarin kita sampaikan 102. Setelah kita lakukan pendataan dengan menggunakan identitas dan sebagainya, ternyata ada pendataan yang doubel di mana satu orang tercatat dua kali,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (9/12/2016).
Ia menambahkan 100 orang yang tewas akibat guncangan gempa itu, teridentifikasi 96 orang tewas di Kabaputen Pidie Jaya, 2 dari Kabupaten Pidie, dan 2 orang berasal dari Kabupaten Bireuen.
Sutopo menambahkan, dari 96 korban jiwa di Kabupaten Pidie Jaya, 88 di antaranya sudah teridentifikasi dengan lengkap identitasnya. Sedangkan 2 korban tewas dari Pidie dan 2 korban tewas di Bireuen juga telah teridentifikasi identitasnya.
“Jadi ada 100 orang tersebar 96 di Pidie Jaya, dari 96 orang meninggal 88 orang telah teridentifikasi. Sedangkan di Bireuen ada 2 orang dan sudah teridentifikasi. Dan di Pidie 2 orang dan sudah teridentifikasi,” jelasnya, dikutip dari Okezone.





