ABUJA—Organisasi sparatis di Afrika, Boko Haram, membebaskan 21 sandra dari total 200 anak perempuan yang diculik sejak April 2014 lalu. Pembebasan ini dilakukan bagian utara Nigeria, tepatnya kota Chibok. Pembebasan ini merupakan keberhasilan dari upaya mediasi yang dilakukan Swiss dan Palang Merah Internasional.
Ada sekitar 270 anak perempuan yang diculik dari sekolah mereka di Chibok oleh Boko Haram. Penculikan ini dilakukan pada April 2014 lalu, atau 7 tahun setelah organisasi ini melancarkan pemberontakan untuk membentuk Negara Islam. Ratusan orang terbunuh dan 2 juta lebih kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
“Saya bertemu mereka sekitar satu jam lalu, dan saya konfirmasi mereka dalam kondisi sehat,” ujar Wakil Presiden Nigeria, Yemi Osinbajo seperti dikutip dari Thomson Reuters, Jumat (14/10/2016).
Upaya pembebasan ini dilakukan setelah Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari kedatangan Palang Merah Internasional dan pemerintah Swiss yang menjembatani komunikasi dengan kelompok pemberontak ini.
Ada beberapa gadis yang berhasil kabur pada tahun 2014, namun lebih dari 200 anak perempuan yang masih belum diketahui nasibnya. Informasi penculikan ini menyebar begitu cepat ke seluruh dunia, kampanye pembebasan sandra pun ramai di Twitter dengan tanda pagar #bringbackourgirls.
Wapres Nigeria berharap, dalam beberapa hari ke depan, lebih banyak lagi yang dibebaskan.




