Warga Sukabumi Sukses Buat Alat Pendeteksi Iklim

Alat deteksi iklim yang berhasil dibuat warga Sukabumi/ sukabumiupdate.com

SUKABUMI – Warga Kampung Cileles, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, mampu membuat alat yang dapat memberikan informasi cuaca yang terjadi di Kota Sukabumi setiap hari.

Alat terssebut dapat digunakan sebagai pendeteksi perubahan iklim atau klimatologi yang bisa memantau kecepatan angin, curah hujan, terik matahari, serta suhu udara.

Selain itu, alat klimatologi mini ini juga berfungsi untuk mengantisipasi potensi banjir dan angin puting beliung jika terjadi curah hujan yang tinggi.

Dilengkapi pengukur intensitas sinar matahari atau ombrometer, pendeteksi curah hujan, pengukur suhu, pengukur kelembaban udara, dan pendeteksi kecepatan angin atau anemometer. perubahan iklim yang terjadi di Kota Sukabumi bisa terdeteksi, bahkan yang paling penting alat ini juga mampu mengantisipasi bencana alam, di antaranya puting beliung dan banjir.

“Jika gelombang angin cukup kencang operator akan memberikan informasi langsung melalui pengeras suara, serta warga diimbau untuk siaga jika terjadi bencana,” kata tokoh masyarakat Kampung Cileles, Paedullah, seperti dilansir sukabumiupdate.com.

Menurutnya, klimatologi mini ini dirasakan warga sekitar sangat bermanfaat, karena informasi setiap perubahan iklim akan termonitor setiap harinya.

Atas keberhasilannya membuat alat tersebut, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI memberikan penghargaan berupa alat pendeteksi perubahan iklim pada 2015 lalu.

Advertisement