MOGADISHU – Sebuah bom yang diklaim oleh kelompok al-Shabab terkait al-Qaeda telah menewaskan delapan orang dan melukai 15 lainnya di ibukota Somalia.
Bom menjadi kejadian rutin setiap hari di Mogadishu dimana sebagian besar diklaim oleh al-Shabab, sebuah kelompok bersenjata yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah yang didukung PBB dan mengusir pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika yang mendukungnya.
“Kami telah mengkonfirmasi bahwa lima warga sipil, termasuk seorang ibu dan anaknya, telah meninggal,” kata Abdifatah Omar Halane, juru bicara walikota Mogadishu.
Seorang wartawan kantor berita Reuters di lokasi kejadian melihat mayat terbakar dan sebuah mobil yang rusak di dekat sebuah pos pemeriksaan polisi yang rusak di luar sebuah restoran dekat pelabuhan Mogadishu.
Seorang juru bicara operasi militer al-Shabab mengakui bahwa salah satu pejuang kelompok tersebut tewas dalam insiden tersebut.
“Seorang mujahid tewas setelah dia menargetkan petugas keamanan dengan bom mobilnya,” kata Sheikh Abdiasis Abu Musab kepada Reuters.





