RUSIA – Ledakan mengguncang di kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg, Senin (3/4/2017) di stasiun metro, stasiun kereta bawah tanah yang biasanya dikunjungi dua juta orang per hari.
Atas peristiwa tresebut, dilaporkan 11 orang tewas. Kereta baru saja memasuki terowongan antara stasiun, ketika akhirnya tiba-tiba bom meledak.
Selain menewaskan 11 orang, ledakan juga melukai lebih dari 40, termasuk anak-anak.
Serangan ini menunjukan jika Rusia menjadi target terorisme, setelah jeda panjang ledakan di pusat-pusat perkotaan utama. Lembaga penegak hukum awalnya mengatakan mereka sedang mencari dua orang yang diduga menanam alat peledak, menurut laporan berita Rusia, tetapi kemudian mereka mengindikasikan bahwa serangan itu dilakukan ISIS, demikian dilansir New York Times.





