JAKARTA – Lebih dari 200 orang dilaporkan masih hilang akibat Bencana banjir dan tanah longsor di Kolombia. Puluhan petugas hingga kini terus melakukan proses pencarian terhadap korban hilang.
Namun, mereka mengaku pesimistis para korban hilang tersebut bisa ditemukan dalam keadaan hidup. Puing-puing bangunan dan pohon berserakan nyaris di seluruh kota Mocoa, kota yang paling parah terdampak badai.
Tim pencari dan penyelamat terus menyisir puing-puing guna membantu orang-orang yang mencari anggota keluarga mereka dengan ‘putus asa’. Demi mencari anggota keluarga, para warga bahkan diketahui menggali lumpur dengan tangan mereka sendiri.
“Orang-orang pergi ke rumah mereka dan tidak menemukan apa-apa selain lantai,”ujar salah seorang warga, Gilma Diaz (42) yang tengah sibuk mencari sepupunya sebagaimana diwartakan ITV, Senin (3/4/17).
Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos sendiri telah tiba di Mocoa untuk meninjau langsung lokasi bencana dan kondisi para korban. Melalui akun Twitter pribadinya, Presiden Santos menyatakan, korban tewas yang telah teridentifikasi jumlahnya mencapai 170 dari 254 orang.





