JAKARTA – Rentetan serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo membuat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menetapkan status siaga satu seluruh Indonesia, bagi seluruh elemen Polri.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan penetapan status siaga satu ini dikhususkan pada personel Polri.
Apalagi, personel Polri dan kantor polisi menjadi sasaran teror beberapa waktu ini. Polri pun meningkatkan kewaspadaan internal.
“Artinya kita meningkatkan jumlah personel, meningkatkan kegiatan, tapi untuk kegiatan Polri untuk internal,” kata Setyo menegaskan, dilansir Republika.
Sementara untuk masyarakat, Setyo mempersilakan untuk tetap beraktivitas seperti biasanya. Sementara Polri akan bertugas menjaga masyarakat.





