BPBD: 130 Ribu Warga Gunung Kidul Terdampak Kekeringan

Ilustrasi warga Cirebon yang kekeringan menerima bantuan air/ Radar Cirebon

YOGYAKARTA -Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan pihaknya mencatat warga terdampak kekeringan mencapai 130 ribu jiwa tersebar di 16 kecamatan.

Ia mengatakan kecamatan yang baru terdampak kekeringan yakni Kecamatan Karangmojo. Meski luasan terdampak kekeringan terus bertambah, hingga sekarang pemkab belum menetapkan status darurat kekeringan.

Jika nanti status kekeringan ditingkatkan pihaknya bisa mengakses anggaran belanja tak terduga dan bantuan pemerintah pusat. Tapi dikarenakan armada yang dimiliki terbatas, maka kita bertahan dengan anggaran yang melekat di BPBD. Nanti setelah dananya akan habis status darurat baru akan ditetapkan.

“Statusnya belum meningkat karena masih memiliki stok bantuan dari pihak ke tiga, jadi belum ada peningkatan status,” katanya.

Edy mengatakan hujan di wilayah Gunung Kidul diperkirakan dimulai November mendatang. Untuk itu pihaknya berharap masyarakat untuk menghemat air bersih. “Untuk hujan diperkirakan pertengahan November,” katanya.

 

Advertisement