CIREBON – Hujan deras yang cukup merata di wilayah Kabupaten Cirebon Minggu (11/2/2018) sore, mengakibatkan ribuan rumah warga di 8 kecamatan terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat ada 7.069 rumah yang masih terendam banjir pada Senin (12/2/2018).
Delapan Kecamatan tersebut adalah Plered, Plumbon, Kedawung, Gunungjati, Lemahabang, Astanajapura, Mundu, dan Pangenan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman mengatakan, dikutip Tribun Jabar, ketinggian air di setiap wilayah berbeda-beda, antara 40 cm – 100 cm.
Banjir juga merendam 26 musala, 22 sekolah, dan 102 hektare sawah. Selain itu, 2 tanggul rusak akibat diterjang banjir.
Ia mengatakan, hujan deras membuat debit air sungai di sekitar 8 kecamatan itu meningkat. Air pun meluap ke pemukiman dan merendam rumah-rumah warga.
Banjir terparah terjadi di wilayah Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Ketinggian air di Desa Japurabakti itu kira-kira mencapai 40 cm – 1 meter.
Personel BPBD Kabupaten Cirebon tampak membantu warga membersihkan air dan lumpur yang masuk ke pemukiman.





