JEMEBR – Warga Jember diminta waspada terhadap potenis banjir dan longsor yang amsih terus mengintai akibat dari cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung hingga awal 2017.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan,
“Berdasarkan informasi dari BMKG, puncak curah hujan diprediksi cukup tinggi pada Desember hingga Januari 2017, sehingga masyarakat harus meningkatkan kesiagaan terhadap potensi bencana banjir dan longsor,” katanya di Jember, Senin (12/12/2016).
Diketahui seminggu lalu banjir sudah merendam ribuan rumah warga di beberapa kecamatan akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember hingga menyebabkan luapan sungai meluber ke rumah warga.
“Tidak menutup kemungkinan rumah warga yang terendam banjir beberapa waktu lalu akan kembali tergenang banjir akibat luapan air sungai, sehingga kami minta warga siaga terhadap banjir susulan,” tuturnya.
Data BPBD Jember mencatat sebanyak 1.776 rumah warga yang berada di enam kecamatan yakni Kecamatan Balung, Wuluhan, Bangsalsari, Sumberbaru, Tanggul, dan Semboro terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi dari 20 centimeter hingga 1 meter pada Kamis (8/12).
“BPBD bersama sukarelawan terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi daerah rawan banjir dan memantau tiga daerah aliran sungai (DAS) besar yang terus yakni DAS Tanggul, Bedadung, dan Mayang yang melintasi sejumlah daerah,” katanya menambahkan, dikutip dari Antara.





