MANADO – Warga Manado dan sekitarnya diminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Utara sejak Rabu (25/1/2017) malam dan diprediksi hingga hari ini, Kamis (26/1/2017).
“Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, hujan disertai petir dan angin kencang masih berlanjut pagi ini, maka warga diminta waspada dan bertindak,” kata Kepala BPBD Manado, Maximilian Tatahede.
Sejak malam tadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat terus mengguyur 11 wilayah Sulawesi Utara, termasuk Manado berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor, yang membahayakan keselamatan manusia.
Karena itu, kata Tatahede, maka seluruh warga yang masih bermukim di tepi aliran sungai, perbukitan maupun di wilayah dengan kemiringan tertentu harus segera menyingkir.
“Segera mengungsi ke wilayah yang aman, tinggallah sementara waktu di rumah saudara atau tetangga yang aman dari ancaman tanah longsor dan banjir agar tidak menjadi korban bencana,” katanya dikutip dari Okezone.
Selain itu, Tatahede mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kecamatan, maupun kelurahan dan terus memantau kondisi Kota Manado, wilayah mana yang terdampak hujan dan angin kencang tersebut.
“Semua lurah dan camat terus melaporkan kondisi wilayahnya masing-masing, jadi kami terus mengetahui kondisi terkini,” katanya.
Dinas sosial, PU, BPBD, dinas kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan tetap waspada dan langsung bergerak begitu ada kejadian.
Warga yang tidak ada kepentingan untuk pekerjaan dan sekolah, diminta tidak perlu ke luar rumah, karena angin kencang juga bisa menyebabkan pohon tumbang di jalan, sehingga bahaya juga mengintai di luar rumah.
“Tetap waspada dan berdoa, supaya jangan ada bencana yang terjadi dan tidak menjadi korban,” katanya.





