YOGYAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta kembali menggelar simulasi Kampung Tangguh Bencana (KTB), kali ini dipilih simulasi bencana angin puting beliung dan kebakaran yang terjadi di kampung tersebut.
Fasilitatoe KTB BPBD Yogyakarta, Suprabowo mengatakan simulasi yang digelar di Danukusuman Baciro Gondokusuman Yogyakarta, Minggu (18/9/2016), sengaja memilih dua tema bencana tersebut bukan tanpa alasan tapi melalui kajian dari potensi dan sejarah bencana di daerah tersebut.
“Jadi tiap kampung memang berbeda potensinya, kalau di sini angin puting beliung dan kebakaran di kampung lain berbeda misalnya di pinggir sungai simulasinya bencana banjir,” jelasnya.
Menurutnya dua minggu sebelumnya sewaktu melakukan simulasi di kampung Suryatmajan Danurejan Yogyakarta mereka melakukan simulasi bencana gempa bumi dan kebakaran.
Sementara itu Ketua KTB Danukusuman, FX Wiratmo Sukito manambahkan bahwa di daerahnya beberapa waktu lalu memang sempat terjadi angin puting beliung yang memporak porandakan sebagian kampung sehingga dengan simulasi ini masyarakat diharapkan siap jika hal tersebut terjadi kembali.
Suprabowo menambahkan di tahun 2016 ini, BPBD Yogyakarta menargetkan akan membuat 20 rintisan KTB di seluruh wilayah Yogyakarta.
“Caranya kita bentuk lalu kita simulasikan seperti ini, target kita sampai awal november besok simulasi terus kita lakukan,” tambahnya, dikutip dari Tribunnews.





