Bukan Ditelantarkan, Lansia ini Hanya Tidak Ingin Menyusahkan Anak

lansia
Foto Dok @Lambe_turah

JAKARTA – Kisah lansia yang tegar mengarungi kehidupan di usia senja kembali viral. Di usia yang sudah hampir menginjak kepala sembilan, Aminah (88) hidup sebatang kara. Dikutip dari akun Instagram Lambe Turah Aminah sejatinya memiliki 4 orang anak dimana 2 diantaranya masih hidup namun seperti tidak peduli dengan Aminah.

Guna menyambung hidup, setiap hari Aminah mesti berjualan kolak pisang dan makanan ringan. Pundaknya yang sudah tak sekuat dulu masih harus memikul beban sambil berjalan kaki keliling kampung berjualan kolak.

Di daerah Sidosari, Megasari, Magelang, Jawa Tengah Aminah terkenal sebagai pribadi yang sabar dan tekun. Kendati anak Aminah sudah hidup mapan dan jarang menengok dirinya Aminah masih tetap bersyukur karena keluarga yang rumahnya bersebelahan dan sang cucu yang tinggal di Jogjakarta masih kerap mengunjunginya.

“Saya sudah didiamkan anak selama 5 tahun terakhir tapi cucu saya di jogja masih sering main kesini menjenguk saya,” tulis @lambe_turah dalam postingannya.

Aminah menuturkan sewaktu suaminya tengah sakit, anak-anaknya pun terlihat tidak terlalu peduli dengan kondisi ayahnya.

“Saya ini punya suami tapi sudah meninggal 30 tahun lalu , ketika bapak sakit , anak saya juga tidak mau menjenguk padahal lokasinya berdekatan. Harta emas habis semua buat menghidupi anak-anak, tapi saya malah didiamkan sekarang , ya saya cuma sabar saja,” ujar @lambe_turah.

Viralnya kisah hidup Aminah di jagat maya dengan cepat langsung direspon oleh Dinas Sosial Kota Magelang, Camat, Lurah dan pejabat lingkungan setempat. Mengutip akun instagram @Humaspemkotmagelang pada senin sore Aminah menerima bantuan dan motivasi untuk menyemangati hidup agar tidak cepat putus asa.

@Humaspemkotmagelang dalam postingannya menuturkan bahwa Aminah memang hidup sendiri namun bukan ditelantarkan oleh anak-anaknya.

“si nenek hidup sendiri di rumah yang berada di sebelah rumah keluarganya karena tidak mau merepotkan keluarganya bukan karena ditelantarkan,” tulis @Humaspemkotmagelang dalam tautannya.

Advertisement