KOREA – Korea Selatan adalah sebuah negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Situasi ini menjadi memprihatinkan, karena yang banyak bunuh diri adalah anak muda yang seharusnya produktif.
Berpedoman dari kejadian ini, agar bisa menghargai hidup, maka sebuah perusahaan mencoba menjalankan bisnis yang aneh, yaitu ‘bermain dengan kematian’.
Anehnya, bukan malah dianggap menyeramkan bagi banyak orang, akan tetapi semakin diminati banyak orang. Buktinya semakin banyak perusahaan yang mengirimkan karyawannya ke permainan ini dengan niat megubah prilaku karyawannya.
Karyawan perusahaan yang sudah didaftarkan oleh perusahaannya, dimasukkan dalam peti mati.
Mereka memang berpura-pura mati, tapi prosesi kematiannya diselenggarakan seperti sungguhan.
Seorang pria berpakaian serba hitam dengan topi, bertugas sebagai ‘Malaikat Maut’. Ialah yang berkerja menutup peti mati, ketika peserta sudah ada di dalamnya.
Mereka mengambil bagian dalam permainan ‘bermain mati’ tentu tidak selamanya berada dalam peti tersebut, tapi hanya sekitar 10 menit saja.
Berada dalam peti mati dalam keadaan tertutup dan gelap, akan memancing untuk merenungkan makna keberadaan mereka.
Jeong Yong-mun, yang menjalankan Hyowon Healing Centre di Seoul, mengatakan, mereka yang ikut dalam permainan bermain mati ini tentu akan mengambil pelajaran hidup itu sendiri.
Sementara Park Chun-woong, salah seorang Presiden Perusahaan yang mengirim karyawannya untuk kegiatan ini menjelaskan “Perusahaan kami selalu mendorong karyawan agar mengubah cara berpikir mereka, namun sangat sulit membawa perbedaan yang nyata. Saya pikir dengan masuk ke dalam peti mati akan menjadi pengalaman yang mengejutkan dan benar-benar akan mengatur ulang pikiran mereka untuk memulai sikap mereka yang baru.”
Di sisi lain, pelaku sendiri menceritakan pengalamannya berada di dalam peti mati itu meski hanya sesaat.
“Setelah pengalaman masuk peti mati, saya menyadari bahwa saya harus mencoba untuk menjalani gaya hidup yang baru,” ungkap satu pekerja, Cho Yong-tae, mengatakan kepada BBC saat ia keluar dari peti.
“Sekarang saya sudah menyadari, bahwa saya telah membuat banyak kesalahan. Saya berharap untuk menjadi lebih bergairah dalam semua pekerjaan yang saya lakukan dan akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga saya, ” tutur Cho seperti dikutip KBK dari Mirror.co.uk, Selasa (15/12/2015).
Nah, Anda ingin mengubah prilaku Anda? Cobalah ikuti terapi ‘bermain mati’ ini.





