
Oleh : Parni Hadi
Hari ini tanggal 20 Mei, 2020, Hari Kebangkitan Nasional,biasa disingkat Harkitnas.
Jangan diplesetkan ini jadi singkatan Hari Kesakitan Nasional. Banyak yang sakit memang dan, bahkan meninggal, terdampak Corona.
Ini bulan puasa Ramadhan, tidak boleh sembarangan.
Jangan lupa tanggal.
Lupa para sesepuh bangsa, yang sudah meninggal dunia, meninggalkan jejak bermakna bagi pembentukan bangsa Indonesia.
Kenang-kenanglah para ibu bapa pendiri bangsa, Dokter Wahidin Sudirohusodo dan Dokter Sutomo, dua diantara putera bangsa ber-Budi Utama.
Puasa Ramadhan menjelang akhir, tapi perjuangan, pengabdian dengan pengorbanan tidak kenal akhir.
Terus, teruslah bergerak sambil berpantang!
Menahan lapar haus dan, nafsu untuk bergerak karena harus menjaga jarak.
Puasa dalam nuansa Corona.
Bangkit, bangkit dan bangkit untuk bantu saudara yang sakit.
Bergerak, bergerak, bergerak.
Maju tak gentar, bantu mereka yang lapar.
Ini puasa istimewa, ini gerakan luar biasa, berkat Corona.


